Berikut Cara Pembagian Usaha Untuk Para Investor

Untuk memulai sebuah usaha, banyak cara yang dapat ditempuh misalnya dengan bentuk modal usaha dari seseorang atau yang biasa dikenal dengan investor. Seorang investor memiliki andil dan selalu aktif dalam perusahaan karena modal tersebut berasal dari dirinya. Secara umum untuk modal utang seperti ini, seorang investor akan memberikan bunga dari nilai pokok uang yang dipinjam.

Pembagian Keuntungan Permodalan Bersama

Pembagian Keuntungan Permodalan Bersama

Untuk investor yang aktif dalam bekerja sehari-hari di perusahaan dengan mencurahkan segala kompetensinya untuk mengembangkan dan memajukan perusahaan dirinya juga mendapatkan gaji dari perusahaan tersebut. Selain gaji yang didapat, seorang investor mendapatkan pula deviden atau laba apabila usaha yang digelutinya berhasil dan lancar.

Keuntungan biasanya dibagikan dalam waktu satu tahun atau sesuai kesepakatan.  Gaji yang diterima seorang investor aktif biasanya sesuai dengan kesepakatan rekan kerja. Sedangkan untuk seorang investor atau pemilik modal yang hanya memberikan modal tanpa aktif dalam semua aktivitas usaha hanya akan mendapatkan keuntungan atau deviden nilai sejumlah dari besaran yang dia berikan di akhir tahun berjalan.

 

Pembagian Deviden Usaha

Pembagian Deviden Usaha

Misalnya ketika ada empat orang sepakat menyatakan akan memulai bisnis sebuah toko manufaktur berarti harus sepakat mengenai modal yang akan diberikan. Modal yang akan dikumpulkan dari keempat orang tersebut dengan rincian Jojo memiliki modal sebesar Rp150 juta, Amel memiliki modal sebesar Rp200 juta, Kresna memiliki modal Rp300 juta dan Dicky memiliki modal Rp150 juta. Sehingga total modal yang terkumpul sebesar Rp900 juta.

Dengan formasi tersebut, prosentasi pembagian hasil adalah prosentase Jojo, Amel dan Dicky  memiliki prosentase masing-masing 20% sedangkan Dicky memiliki prosentase paling besar karena dana yang dikeluarkan juga besar yaitu 40%.

Sehingga hal ini sebagai patokan bahwa setiap ada keutnungan dapat berpatokan pada jumlah prosentase tersebut tetapi apabila ada investor yang aktif dalam mengembangkan dan memajukan produk, investor tersebut juga berhak mendapatkan gaji sebagai biaya operasionalnya.

 

Biaya Investasi dan Pengembangan Perusahaan

Biaya Investasi dan Pengembangan Perusahaan

Hal terpenting dalam pembagian deviden adalah jangan memasukkan semua keuntungan atau laba ke dalam deviden. Perusahaan juga membutuhkan perencanaan dan modal untuk tetap berkembang. Dan juga sisihkan biaya untuk promosi. Karena produk dan jasa tidak akan tepat sesuai ke sasaran apabila tidak dilakukan promosi. Promosi dapat dilakukan dengan berbagai cara yaitu beriklan, diskon dan lain sebagainya.

Demikian adalah deviden dan pembagiannya. Usahakan jangan sampai terjadi perselisihan dikemudian hari dengan cara membuat kesepakatan antar pihak tekait.

Kejujuran adalah hal penting yang dapat dijalankan dalam suatu usaha sehingga sangat penting menghindari kesalahan yang terjadi antar investor satu dan lain.

Agar lebih mudah dalam menjalankan bisnis Anda, gunakan software akuntansi online SISCOM. Software akuntansi ini berbasis cloud dan dapat digunakan secara real-time dimana saja dan kapan saja Anda inginkan. Info lengkap, klik di sini.