Istilah Debet dan Kredit Yang Harus Anda Ketahui Dalam Bidang Akuntansi

Beberapa orang yang tidak terlalu familiar dengan istilah-istilah yang ada di dalam bidang akuntansi mungkin akan mengetahui istilah debet batau kredit karena kartu mereka yaitu debit adalah uang yang tersedia didalam rekening Anda kemudian Anda tarik untuk dibelanjakan sedangkan kredit adalah uang yang dipinjamkan dari bank dan akan Anda bayar selanjutnya.

Dalam dunia akuntansi, definisi dan manfaat debit serta kredit sama sekali tidak sama. Anda hanya perlu memahami perbedaan Antara keduanya sehingga Anda dapat menggunakannya untuk melacak transaksi bisnis di berbagai jenis akun yang digunakan.

Total  entri di sebelah kiri harus seimbang dengan total entri sebelah kanan. Hal ini dilakukan agar jumlah entri di buku besar akun menjadi valid dimana total kredit harus sama dengan debet.

Terkadang Anda perlu menempatkan lebih dari satu akun pada posisi keduanya agar kedua sisi entri jurnal valid.

Contoh Penempatan Akun pada Posisi Debit atau Kredit

  1. Contoh 1

Uang yang Anda miliki di saldo uang sebesar Rp. 7.000.000,- kemudian Anda membeli perlengkapan kantor senilai Rp. 2.000.000,-  menggunakan uang dari akun ini. Berarti, rekening Bank adalah akun sumber, dan Rp. 2.000.000,- tadi akan dicatat sebagai kredit di sisi kanan akun T. Rekening Biaya Perlengkapan Kantor adalah rekening tujuan yang didebit pada sisi kanan.

 

 Akun Kas & Bank

Debit

Kredit

Rp. 7.000.000,- (1)

Rp. 2.000.000,- (2)

 

 Biaya Perlangkapan Kantor

Debit

Kredit

Rp. 2.000.000,-

 

Catatan:

  • Nominal saldo akun Kas & Bank
  • Nominal Biaya yang dikeluarkan untuk perlengkapan kantor

 

Pada akun T di atas, transaksi yang membuat entri jurnal pertama di beri label (1) dan transaksi dari entri jurnal kedua diberi label (2) yang di debit dari akun biaya perlengkapan kantor di sisi kiri sama dengan jumlah kredit Rp 2.000.000,- yang dikreditkan ke rekening bank di sisi kanan.

 

Saldo Rekening: Apa itu Saldo Debit dan Saldo Kredit ?

Selisih antara total debit dan total kredit akun biasa disebut dengan saldo akun. Bila total debit lebih besar daripada total kredit, akun memiliki saldo debit dan bila total kredit melebihi total debit, akun memiliki saldo kredit.

Ketika saldo percobaan ditarik, total debit harus sama dengan total kredit , jika tidak sama, pasti telah terjadi kesalahan.

Neraca Saldo

Neraca Saldo

Akun

Debit

Kredit

Kas & Bank

Rp. 5.000.000,-

Ekuitas

Rp. 7.000.000,-

Biaya Perlengkapan Kantor

Rp. 2.000.000,-

Total

Ro. 7.000.000,-

Rp. 7.000.000,-

 

Totdal debit dalam neraca saldo Rp. 7.000.000,- sama dengan jumlah kredit Rp. 7.000.000,- sebagaimana mestinya.

Namun beberapa akun bisa juga memiliki jumlah debit yang lebih banyak, sementara  yang lain memiliki jumlah kredit yang lebih banyak.

Rekening yang memiliki saldo debit adalah rekening bank, pinjaman bank, beban kantor dan beban bunga.

Saldo debit umumnya terjadi pada jenis akun tertentu, sementara saldo kredit umumnya terjadi pada akun lain. Lihat daftar di bawah ini.

Tipe AkunDebit

Kredit

Aset

BertambahBerkurang

Liabilitas

BerkurangBertambah

Ekuitas/Modal

Berkurang

Bertambah

PendapatanBerkurang

Bertambah

Beban/BiayaBertambah

Berkurang

 

Perhitungan di atas adalah beberapa contoh sederhana pencatatan akuntansi yang terjadi dengan melibatkan sedikit item transaksi. Untuk mempermudah transaksi keuangan bisnis Anda, gunakan software akuntansi SISCOM ONLINE. Infor lengkap tentang SISCOM ONLINE, klik di sini.