Kuliner adalah hasil olahan berupa masakan yaitu lauk pauk, makanan dan minuman. Peluang usaha kuliner di Indonesia sangat menjanjikan karena Indnesia memiliki banyak daerah yang menyajikan berbagai kuliner khas tiap daerah.

Selain kualitas masakan, ada beberapa elemen lain yang tak kalah penting dalam keberhasilan bisnis kuliner Anda. Apalagi jika Anda baru saja terjun ke bisnis Ini.

Berikut adalah beberapa trik yang dapat Anda terapkan.

  1. Bangun relasi dengan konsumen Anda

Mendapatkan konsumen yang ingin membeli produk Anda memang bukan perkara mudah. Namun, jika Anda ingin mempertahankan mereka, itu adalah pekerjaan yang jauh lebih menantang.

Apabila Anda memiliki konsumen yang loyal, karena bisnis kuliner Anda mampu memberikan produk dengan layanan terbaik, maka Anda sebaiknya menjaga relasi yang baik pula dengan seluruh konsumen Anda.

Salah satu caranya adalah dengan menggunakan aplikasi Point Of Sales (POS). Sistem ini tak hanya memudahkan pembayaran Anda, tetapi juga memungkinkan Anda untuk melihat atau tracking pelanggan Anda. Jadi, jika ada pelanggan B yang sudah beberapa kali mengunjungi bisnis Anda, Anda dapat memberinya penawaran khusus atau promo.

Untuk mempermudah Anda, gunakan software akuntansi SISCOM. SISCOM Online memungkinkan Anda untuk menghubungkan langsung transaksi pnjualan harian sehingga utang/piutang, inventory persediaan, pembayaran dan lainnya tersinkronisasi dengan SISCOM Online.

  1. Strategi penjualan yang tepat

Bisnis kuliner yang Anda bangun harus sesuai dengan target pasar yang ingin Anda capai. Misalnya target pasar Anda adalah mahasiswa hingga karyawan-karyawan muda berusia 18-30 tahun. Maka café atau rumah makan murah dengan fasilitas free Wi-Fi akan menjadi alternatif bisnis terbaik.

Saat ini, mahasiswa sangat membutuhkan akses internet untuk menyelesaikan tugas kampus. Untuk itu, jika bisnis Anda menyediakan Wi-Fi, maka bisnis Anda akan menjadi pilihan tepat untuk mereka.

  1. Lokasi yang strategis

Jika target Anda adalah seperti yang sudah dijelaskan diatas, maka lokasi yang tepat adalah di sekitar kampus atau perkantoran swasta/startup.

Namun, jika karena beberapa alasan Anda belum bisa membangun bisnis kuliner di lokasi tersebut, Anda dapat hanya mendaftarkan di aplikasi go-jek/grab untuk layanan antar atau delivery tanpa mengharuskan pengunjung datang ke tempat Anda.

Cukup menggunakan aplikasi dan seorang driver akan membelikan dan juga mengantar pesanan makanan ke tempat pelanggan. Luar biasanya leverage aplikasi bisnis di era digital ini.

  1. Bahan baku mudah

Membangun usaha juga artinya Anda harus bekerjasama dengan berbagai pihak lainnya yaitu pihak pemasok bahan baku atau supplier. Pada bisnis kuliner, Anda juga harus memastikan supplier yang memiliki bahan-bahan  baku terbaik dan selalu fresh karena bisnis Anda tergantung dari kualitas kuliner yang Anda jual.

Carilah supplier yang produksinya lancar sehingga memungkinkan Anda bekerja sama. Dengan bekerja sama, maka harga yang Anda dapatkan relatif lebih murah. Usahakan pula untuk mencari lebih dari satu pemasok sehingga Anda masih punya alternatif.